Home > Bisnis

Cara Bisnis Jeff Bezos dalam Membangun Amazon

Apa saja cara bisnis yang dilakukan oleh Jeff Bezos dalam mengembangkan Amazon hingga menjadi besar seperti sekarang ini?
Amazon. (Sumber: dok. republika)
Amazon. (Sumber: dok. republika)

GenpOp.id -- Cara bisnis Jeff Bezos dalam membangun Amazon patut ditiru oleh banyak orang dalam merintis bisnisnya. Mengapa demikian? Karena Bezos menerapkan cara-cara bisnis yang sifatnya berlanjut dan tak lekang waktu.

Bahkan sejatinya Jeff Bezos tidak mengejar keuntungan besar. Tetapi justru dengan caranya itulah, Amazon bisa menjadi raksasa marketplace terbesar di dunia.

Apa saja cara bisnis yang dilakukan oleh Jeff Bezos dalam mengembangkan Amazon hingga menjadi besar seperti sekarang ini?

Simak ulasan ini sampai habis. Kami akan bahas tuntas tentang apa saja yang dilakukan Bezos dalam membesarkan Amazon. Sumbernya berasal dari karya ilmiah berjudul ‘Jeff Bezos: Gaya Kepemimpinan’ di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Cara Bisnis Bos Amazon Jeff Bezos

Cara bisnis Amazon yang paling menarik adalah tentang hubungan antara keuntungan dan penjualan. Semakin kecil persentase laba penjualan, maka si pengecer atau penjual di Amazon.com pun akan memperoleh keuntungan lebih besar.

Bila kita menghitung penjualan mereka, maka dapat ditemukan bahwa keuntungan Amazon justru lebih baik ketika margin keuntungan yang diambil oleh mereka lebih rendah.

Dari sini dapat disimpulkan, Amazon cenderung meningkatkan keuntungan dengan fokus pada volume penjualan tinggi dengan cara mengambil marjin keuntungan yang rendah. Jelas, ini adalah model bisnis yang kuat.

Hal tersebut memungkinkan Amazon mengirim produk dan layanan untuk klien mereka dengan harga lebih rendah dari pesaing.

Dapat dikatakan pula, model penetapan harga yang rendah adalah strategi utama dalam ritel online produk dari Amazon. Akibatnya, omset penjualan menjadi sangat tinggi.

Ringkasan:

  1. Fokus pada omset yang tinggi dengan mengambil marjin keuntungan yang rendah.
  2. Menjaga hubungan dengan pengecer dengan mengambil persentase laba penjualan yang kecil. Dampaknya, pengecer senang berjualan di Amazon karena dapat untung besar.

Bagaimana Strategi Amazon Berkembang?

Berkembangnya Amazon tidak lepas dari strategi bosnya, Jeff Bezos. Dia bisa melakukan berbagai pekerjaan dan tidak sungkan untuk datang ke gudang penyimpanan barang.

Dia menunjukkan bahwa seorang pemimpin yang baik adalah yang bisa menjadi contoh teladan bagi karyawannya sehingga bisa ditiru oleh para karyawan tersebut. Bezos juga bisa melakukan apa yang dilakukan karyawannya.

Bezos juga tidak pernah takut untuk mencoba berbagai hal baru ketika menjalankan Amazon. Berbagai prespektif pun dipakai untuk menemukan ide ide baru dan tidak takut menerapkan ide-idenya dalam bisnis yang selama ini ia bangun.

Dalam proses eksperimen itu, Bezos menemukan banyak inovasi. Pada akhirnya ia pun dijuluki sebagai agen perubahan yang berinovasi. Dari inovasi ini, terbentuklah identitas-identitas untuk bisnis di perusahaannya.

Hal menarik lainnya, Bezos siap menerima kritik dan keluhan dari pelanggan untuk dijadikan inovasi dari perspektif yang berbeda-beda. Mungkin inilah yang wajib dicontoh oleh banyak perusahaan di Indonesia.

Ringkasan:

  • Jeff Bezos mau terjun langsung.Menjadi teladan bagi karyawannya.

  • Mengerti dan dapat melakukan apa yang dikerjakan oleh karyawan.

  • Tidak takut mencoba hal baru atau bereksperimen.

  • Lakukan inovasi.

  • Siap menerima kritik untuk dijadikan sebagai dasar pembentukan inovasi dari berbagai perspektif.

Apa yang Membuat Amazon Sukses?

Salah satu hal lain yang membuat Amazon sukses, yaitu fokus pada pelanggan. Bezos menjadikan kebutuhan pelanggan sebagai sumber inovasi dan eksperimen.

Ia melihat apa yang dibutuhkan oleh pelanggannya, lalu mengembangkan ide bisnis sehingga bisnisnya dapat berkembang dengan baik.

Selanjutnya adalah skala prioritas. Bezos selalu membuat skala prioritas untuk memulai berbisnis. Ia selalu menghitung pengeluaran dan pemasukan dengan teliti.

Kita tahu Bezos adalah konglomerat kelas dunia. Dia mampu membeli barang mewah. Tapi dia memilih hidup secara sederhana. Gaya hidup ini sudah banyak diadopsi para miliarder dunia. Mereka menghabiskan uang dengan penuh kewaspadaan.

Ringkasan:

  • Kebutuhan pelanggan adalah sumber inovasi dan eksperimen.

  • Mengembangkan ide bisnis berdasarkan kebutuhan pelanggan.

  • Membuat skala prioritas dalam menjalankan bisnis.

  • Memilih hidup sederhana meski harta berlimpah.
× Image